Pages

Selasa, 22 Maret 2011

Resensi A Little Princess


A Little Princess
“Dengan berpikir serta berperilaku seolah kau adalah seorang putri raja, maka kau akan menjadi putri raja sungguhan”

            Novel ini bercerita tentang seorang gadis kecil bernama Sara Crewe, putra dari Kapten Ralph Crewe dari India. Ibunda Sara meninggal setelah melahirkannya, sehingga Kapten Crewe sangat menyayangi gadis cilik yang biasa dipanggilnya dengan sebutan “Nyonya Kecil” ini. Sara adalah seorang anak kecil yang terkadang berpikiran terlalu dewasa. Ia sangat senang membaca buku, buku apapun –dongeng, Revolusi Perancis (dalam bahasa Perancis), dan banyak buku lainnya. Kegemarannya yang lain adalah berimajinasi, membayangkan bahwa ia adalah seorang putri raja –dan karenanya, ia harus bersikap seperti putri raja. Sara selalu mendapatkan apa yang diinginkannya. Pada usia 7 tahun, ayahnya mengirimnya ke London untuk mendapat pendidikan yang baik di Sekolah Khusus Anak Perempuan milik Miss Maria Minchin. Awalnya, kehidupan Sara berjalan baik – baik saja di sekolah itu, karena ia anak yang ramah dan pandai bercerita. Ia bercerita seolah sesuatu benar – benar terjadi, membuat siapapun yang mendengarnya terpesona dan ingin mendengarkan ceritanya sampai habis. Miss Minchin yang materialistis juga memperlakukannya sebagai “murid istimewa”, karena dana yang dilimpahkan Kapten Crewe untuk sekolah miliknya.
            Sampai hari itu terjadi. Hari ulang tahun Sara yang ke-11 sekaligus hari kematian Kapten Crewe. Ayah Sara itu meninggal tanpa meninggalkan satu sen pun untuk hidup Sara. Semenjak itu kehidupan Sara berubah total. Gadis kecil bermata hijau keabu – abuan ini tidak boleh mengikuti kelas seperti biasanya dan menjadi pembantu di sekolah itu bersama Becky. Kamarnya yang istimewa pun mesti ditinggalkannya, dan ia pun terpaksa pindah ke bilik di bawah atap, bersebelahan dengan bilik Becky. Setiap hari ia disuruh melakukan pekerjaan berat, diomeli oleh juru masak, disuruh membeli bahan makanan pada saat cuaca dingin bersalju dan jalanan licin berlumpur –cuaca khas kota London. Tapi ia tidak pernah berubah. Ia masih sama, Sara yang selalu membayangkan dirinya adalah seorang putri raja dan selalu bisa menghidupkan imajinasinya. Temannya kini hanya Ermengarde –seorang anak yang lamban dan montok, Lottie –anak kecil berumur 6tahun (keduanya murid di sekolah itu, mereka sering mengunjungi Sara diam – diam di biliknya, tanpa sepengetahuan Miss Minchin), dan Becky –pembantu sekolah yang malang. Bersama – sama mereka hidup dalam imajinasi Sara dan menjalani hidup yang berat dengan berkhayal.
            Suatu hari, teman dari Kapten Crewe yang merasa bersalah atas kematian ayah Sara itu, datang ke London dan mencari Sara. Ia merasa bertanggung jawab atas masa depan anak itu. Setelah pencarian selama 2 tahun (ke Paris dan Moskow), ia menemukan Sara di sekolah di sebelah rumahnya. Kehidupan Sara pun kembali membaik. Ia tidak kembali ke sekolah itu. Becky menjadi pelayan pribadinya. Mereka tinggal bersama teman ayah Sara.
            Penulis menceritakan segala detail dengan sangat indah, membuai para pembaca masuk ke dalam kehidupan Sara dan segala imajinasinya. Tentang perapian, tentang langit sore, burung layang – layang, dan banyak lagi. Kata – katanya membuat pembaca penasaran dan ingin terus membalik halaman demi halaman untuk mengetahui akhir ceritanya. Setelah membaca novel ini, diri kita pasti akan diliputi rasa hangat dan nyaman, seperti ketika Sara duduk meringkuk di depan perapiannya sambil mengunyah kue muffin bersama Becky. Kaki kita akan terasa jauh lebih ringan dibandingkan sebelumnya. Get it and read it!

Being Single

Diputusin sama pacar? Atau, si ex-boyfriend nyebarin gosip nggak bener tentang kita, setelah kita putusin dia? Patah hati? Kesel? Jelas. Kita boleh nangis kok, tapi cukup setengah jam aja. Nggak usah sampai tujuh hari tujuh malem. After that? Bangkit dong! Mungkin kita ngerasa sediiiih banget kalau diputusin cowok. Tapi jauh lebih sakit lagi kalau kita putusin dia, lalu nggak lama setelah itu, teman – teman sekelas atau bahkan seangkatan ngejauhin kita, yang ternyata usut punya usut sang mantan bikin gosip yang bohong banget tentang kita dan nyebarin berita bohong itu ke seantero angkatan. Parahnya lagi, semua yang denger gosip itu percaya. Nah lho! Jadi berasa sekolah sendirian, yang masih mau setia cuma teman satu geng. Girls, saya pernah kok mengalami hal itu. Tadinya memang saya down banget. Saya sama sekali nggak nyesel mutusin mantan cowok saya. Tapi kok tega – teganya dia bikin gosip murahan kayagitu. Sekali lagi saya ulangi, saya sempat down karena hal itu. Tapi ini hidup kita, girls! Dan yang paling penting, kita MASIH MUDA! Nggak ada satu hal pun yang boleh dan bisa bikin kita putus asa berlebihan.
            Kata siapa jadi jomblo nggak enak? Paling – paling pas baru putus aja berasa ada yang kurang tiap hari (kecuali kita emang seneng setelah putus). Ini nih, hal – hal menyenangkan yang bisa dan musti dilakukan waktu lagi jomblo :
·  Hangout bareng teman – teman, cewek maupun cowok. Nggak ada lagi orang yang berhak ngatur kemana dan sama siapa kamu pergi (selain ortu).
·  Cari satu resep dan praktekkan! Boleh sendirian atau bareng temen, kakak, adik, atau mamah. Pasti bakal seru deh. Tapi yang maksimal ya, hasilnya jangan sampai bikin orang bilang “enak” sambil meringis.
·  Menulis kejelekan mantan dan menempelnya di dinding kamar. Tujuannya, biar kamu nggak nyeritain kejelekannya dia ke orang – orang dan mencegah kamu suka lagi sama dia.
·  Hunting inspirational pics and quotes di http://fuckyeahhappy.tumblr.com
Dijamin kamu akan merasa terhibur.
·  Bikin artikel dan posting di blog kamu. Lebih bagus lagi kalau kamu coba mengirim artikel itu ke majalah, siapa tahu diterima?
·  Mendekor ulang kamar kamu. Kamu bisa mengecat ulang kamar kamu, pilih warna yang sama sekali berbeda. Pindahkan lemari dari tengah ke pojok kamar. Rapikan rak buku kamu –letakkan sesuai abjad atau ukuran.
·  Beli satu buku yang kamu suka dan baca sampai habis. Kalau bisa, buku yang isinya menyenangkan ya. Kalau isinya menyedihkan, bisa – bisa kamu mellow lagi
·  Register di tempat sewa VCD/DVD dan pinjam film sebanyak – banyaknya. Bisa kartun, drama comedy, atau horor –terserah kamu. Tonton film itu sendirian atau bareng teman – teman. Jangan lupa sediakan snack, pilih salah satu: popcorn buatan sendiri, keripik kentang, cokelat, biskuit, dan minumannya soda, air mineral dingin, sirup, es teh atau eskrim.
See? Banyak kan hal menyenangkan yang bisa kita lakukan saat kita jomblo sekalipun. Though no one can go back and make a brand new start, anyone can start from now and make a brand new ending. All you have to do is: Learn to make yourself happy J

Pagi Ideal

Sebuah pagi yang ideal, dalam pikiran saya, adalah sebuah pagi sekitar jam setengah 6 sampai setengah 8 di mana saya duduk di teras rumah menghadap ke jalan desa yang kadang ramai oleh derap kaki kuda penarik dokar, atau teriakan para tukang becak yang saling sapa dengan ibu – ibu pedagang di tengah perjalanan mereka menuju ke pasar. Saya duduk di kursi bambu, atau kursi rotan. Di sebelah kanan saya ada meja kecil yang juga terbuat dari bambu atau rotan. Di atasnya sudah tersedia secangkir minuman –teh, kopi hitam, susu, kopi susu, cappucino, apapun. Lalu di dekat cangkir itu, ada selepek (piring kecil) makanan kecil –roti tawar gandum yang diolesi selai kacang, brownies kukus, bolen, atau bahkan jajanan pasar seperti klepon, lopis, grontol, bubur kacang hijau, bubur ketan hitam, apapun. Tangan kiri saya memegang buku yang berisi kisah inspirasional atau petualangan atau kehidupan remaja sementara tangan kanan saya meraih cangkir berisi minuman hangat itu, lalu menyesapnya perlahan – lahan. Cangkir itu saya letakkan lagi di meja, kemudian mulut saya akan tergoda untuk mencicipi jajan – jajan itu, saya pun mengambilnya dari lepek dan mulai mengunyahnya sampai agak kenyang. Sambil menghirup udara pagi yang segar –bebas debu dan polusi, saya menyesap kopi (atau apapun yang ada dalam cangkir itu) sampai habis, menyadari bahwa ternyata hari hampir beranjak siang, becak dan dokar telah berganti menjadi motor – motor penuh asap yang menyesakkan, lalu masuk kembali ke dalam rumah dengan perasaan nyaman telah melewati sebuah pagi yang ideal.

Rabu, 02 Maret 2011

My 16th Birthday ^.^

Woohoooooo I'm sixteen years old now ! Tambah tua :(

Tapi belum punya SIM sama KTP sama rekening huhu aku pengen tiga benda itu tapi belum cukup umur. Dulu mah bangga dimana" trmasuk golongan muda (lo kira proklamasi?), tapi sekarang pengen cepet" 17 :)
Alhamdulillah bisa hidup sampai umur 16 ^^ belum pernah ngerasa seseneng ini di hari ultah.
Goodbye fifteen . . . .
Selama umurku 15 taun itu banyaaaaak banget kejadian yang unforgettable. Dari yang seneng, sedih, nggelani, nyebelin and many more :)
Jadi berasaaa bangeeet remajanya hehehe.
Big thanks to Allah for keeping me alive till now ^^
Makasih yang buanyaaaaaaaaaaaak bgt buat ibuku bapakku kakakku yang paling cantik (karena cuma 1 :p), buat temen", sahabatku (love prita anggi aphink pipit ebi mehe :*) dan org" yg selalu dukung aku dalam keadaan apapun :) semuanya deh pokonya I LOVE U ALL <3

Harapanku di umur 16 : jadi anak rajin, pinter, ga ngrepotin ortu, nile semua mapel bagus, jadi rajin ibadah, punya pacar? Haha may Allah answer it :)

Rabu, 23 Februari 2011

Quote of The Day

I was once afraid of people saying "who does she think she is?"
Now I have the courage to stand and say "This is who I am".

Senin, 21 Februari 2011

Save Energy :)

Tahukah kamu? AC dengan daya 600 watt yang menyala selama 1 jam setiap harinya, menghasilkan emisi karbon dioksida sebesar 160 kg per tahun ! Makanya, nyalakan AC kalau cuaca lagi panas aja, ya. Malam - malam juga jangan menyalakannya, apalagi waktu tidur. Kalau udah nyenyak, ngga berasa kan dinginnya?
Kita bisa kok, menghemat energi mulai dari kebiasaan di rumah. Ayo mulai !
  • Pilih lampu CFL (Compact Fluorescent Lamp) yang menggunakan listrik lebih hemat daripada lampu bohlam biasa. Daya pakainya juga 10 kali lebih lama, lho. Yuk ganti bohlam dengan lampu CFL.
  • Cabut charger dari stop kontak begitu selesai men-charge handphone. Karena saat sedang men-charge, hanya 5% energi listrik yang masuk ke baterai dan sisanya sebesar 95% terbuang sia - sia. Sayang banget, kan?
  • Jangan membiarkan peralatan elektronik dalam posisi stand by. Karena ternyata alat elektronik yang masih dalam keadaan stand by tetap mengalirkan listrik.
Tahukah kamu? Emisi yang dihasilkan dari penggunaan listrik mencapai 26% dari total emisi di Indonesia.
Yuk, mulai kebiasaan baik hemat energi ! :)

Selasa, 15 Februari 2011

Pemanasan Global : Bukan Cegah, Tapi Atasi

Panas. Itulah yang sering kita keluhkan selama beberapa waktu terakhir. Cuaca sering berubah drastis. Musim kemarau dan musim hujan juga terkadang seperti tidak tepat waktu kedatangannya. Seperti bulan Januari yang lalu, misalnya, biasanya hujan turun sebulan penuh sepanjang hari. Tetapi faktanya hal tersebut tidak terjadi bulan Januari yang lalu. Cuaca tetap panas layaknya musim kemarau dan hujan hanya turun beberapa hari –tidak berurutan.
Tentu saja semua orang tahu kalau hal – hal tersebut di atas terjadi karena sesuatu hal yang kita sebut pemanasan global. Pemanasan global adalah suatu keadaan di mana suhu atmosfer Bumi meningkat sehingga secara otomatis suhu perairan dan daratan Bumi juga meningkat.
Dampaknya bagi kehidupan manusia? Banyaaaak. Dampak dari pemanasan global ini kebanyakan bersifat negatif bagi kehidupan manusia, antara lain :
1. Suhu udara naik
Hal ini sangat terasa untuk kita, warga Indonesia –yang terletak di daerah khatulistiwa yang disinari matahari sepanjang tahun. Manusia yang tinggal di daerah khatulistiwa bisa jadi merupakan orang – orang yang terkena dampak pemanasan global yang terbesar. Suhu udara yang semakin hari semakin panas membuat kita malas beraktivitas. Mau keluar, panas. Berangkat sekolah, panas. Pulang sekolah, panas. Mau belanja, panas. Akhirnya malas melakukan apa saja. Produktivitas berkurang.
2. Perubahan cuaca, musim dan iklim
Matahari bersinar terang benderang. Berangkat deh, belajar kelompok ke rumah teman. Eh, tahu – tahu, baru 500 meter dari rumah, hujan turun dengan derasnya. Keki, kan?
Biasanya hujan deras mulai turun pada bulan November – Februari. Tapi ini sudah bulan Januari dan musim pun sepertinya masih sama dengan bulan Juni. Udara masih berdebu dan panas. Apakah musim bergeser?
3. Penyakit merajalela
Perubahan suhu yang cukup ekstrem (panas banget dan tiba – tiba hujan , jadi dingin) menjadi media yang baik untuk bakteri dan virus untuk berkembang biak. Perubahan suhu secara ekstrem ini meningkatkan kelembaban lingkungan. Padahal, tempat yang biasanya cocok untuk perkembangbiakan virus dan bakteri. Akibatnya, penyakit pancaroba seperti flu, batuk, sesak napas dan sebagainya menjangkiti banyak orang sepanjang waktu. Orang yang sedang sakit akan merasa tidak nyaman untuk mengerjakan sesuatu seperti biasanya. Produktivitas berkurang, lagi.

Tiga hal yang saya sebut di atas baru sebagian kecil dari seluruh dampak global warming. Masih banyak sekali dampak lain yang kalau dituliskan satu per satu, mungkin akan menghasilkan sebuah buku.
Mengapa kita selalu mengeluhkan cuaca panas, hujan tiba – tiba, banjir, dan banyak hal lainnya? Padahal itu semua terjadi karena perbuatan kita, kebiasaan buruk kita. Buang sampah sembarangan, menebang pohon tanpa ijin resmi, dan banyak lagi.
Apa boleh buat, teman. Pemanasan global sudah terlanjur terjadi. Mencegahnya sudah pasti sia – sia, terlambat. Bukan lagi saatnya untuk mencegah, yang harus kita lakukan adalah MENGATASInya. Bagaimana caranya?
Hemat air, hemat energi, go green. Realisasinya? Sederhana saja. Tidak membutuhkan banyak waktu dan tenaga.
Hemat air. Mulai sekarang, matikanlah bak mandi jika sudah terisi penuh. Mandilah dengan air bersih secukupnya saja. Kalau badan sudah terasa bersih dan segar, cukup. Jangan membuang – buang air.
Hemat energi. Cabut charger handphone segera setelah baterai handphone penuh, matikan screen saver komputer, naik kendaraan umum, mengoptimalkan sinar matahari dan udara yang masuk ke ruangan dengan membuka jendela dan ventilasi sehingga tidak perlu menyalakan lampu dan kipas angin atau air conditioner pada siang hari, dan mengganti lampu bohlam dengan lampu neon yang lebih hemat energi.
Go green. Tanamlah satu bibit pohon yang bisa tumbuh besar dan rawatlah pohon tersebut sebaik – baiknya. Siramilah setiap pagi dan sore. Cobalah untuk mengikuti program – program reboisasi dari pemerintah atau kelompok pelajar. Sambil menghijaukan Bumi, menambah teman baru pula. Menyenangkan, bukan?
ENYAHKAN GLOBAL WARMING SELAMANYA !